Paparan Iklan Rokok Elektronik di Internet dan Perilaku Merokok pada Remaja

By on May 5, 2023. Posted in .

Diah Wijayanti Sutha1, Christine2, Siti Novianti3

1)STIKES Yayasan Rumah Sakit Dr.Soetomo
2) Poltekkes Kemenkes Palu3)Fakultas Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Siliwangi

ABSTRAK

Latar belakang penelitian– Iklan rokok merupakan salah satu faktor yang dapat menarik minat remaja untuk mempunyai perilaku merokok. Prevalensi perokok remaja setiap tahunnya masih mengalami peningkatan di indonesia. Pengguna rokok elektronik telah merambah kalangan remaja dan bahkan menjadi trend masa kini yang ditawarkan dengan sangat masif di internet terutama di media sosial.

Tujuan penelitian – Menggambarkan iklan rokok elektrik yang sering di temui oleh remaja di internet serta perilaku merokok yang dilakukan oleh para remaja.

Metode – Penelitian ini merupakan survey online dengan rancangan cross-sectional yang dilaksanakan selama 3 bulan dari Maret sampai dengan Juni. Melibatkan 625 remaja dengan rentang usia 14-19 tahun. Responden melaporkan paparan iklan rokok elektronik yang ditemui di internet. Penelitian ini menganalisis paparan iklan rokok eletronik berdasarkan usia, jenis kelamin, media sosial yang digunakan dan status merokok remaja.

Hasil penelitian – Usia reponden rata-rata 17 tahun. Sebanyak 49% pelajar mempunyai perilaku merokok, dan sebanyak 39% responden merokok dengan menggunakan rokok eletrik. Perilaku merokok mayoritas dilakukan oleh remaja laki-laki. Sebanyak 89% responden dapat menyebutkan iklan rokok elektrik yang pernah mereka temui di internet. Iklan rokok elektrik yang lebih dikenal dengan istilah vape secara online banyak mereka temui di website, platform media sosial seperti facebook, instagram dan tiktok.

Kesimpulan-Paparan iklan rokok eletrik secara keseluruhan tinggi pada platform online. Melarang iklan tembakau secara online penting untuk melindungi remaja dari terbentuknya perilaku merokok.

Kata kunci: paparan iklan, remaja, vape, media sosial

ABSTRACK

Background- Cigarette advertising is one of the factors that can attract adolescents to have smoking behavior. The prevalence of adolescents smokers is still increasing every year in Indonesia. Electronic cigarette users have penetrated youth and have even become a current trend which is offered massively on the internet, especially on social media.

Research objectives – to describe e-cigarette advertisements that are often encountered by adolescents on the internet and smoking behavior carried out by adolescents.

Methods – This research is an online survey with a cross-sectional design which was carried out for 3 months from January to March. Involved 625 youth with an age range of 14-19 years. Respondents reported exposure to electronic cigarette advertisements found on the internet. This study analyzed exposure to e-cigarette advertisements based on age, gender, social media used and smoking status of adolescents.

Result – The average age of the respondents was 17 years. As many as 49% of students have smoking behavior, and as many as 39% of respondents smoke by using e-cigarettes. The majority of smoking behavior is carried out by teenage boys. As many as 89% of respondents can mention e-cigarette advertisements that they have encountered on the internet. They often find advertisements for electric cigarettes, better known as vape online, on websites and social media platforms such as Facebook, Instagram and Tiktok.

Conclusion– Overall e-cigarette advertising exposure is high on online platforms. Banning tobacco advertising online is important to protect youth from the formation of smoking behavior.

Keywords: advertising exposure, vape, social media

Translate »